Mengabaikan semuanya kecuali x

Malam ini saya terjebak di situasi yang mengharuskan saya untuk mengabaikan seluruh berkas yang ada di direktori x kecuali beberapa berkas tertentu. Untuk menghadapi situasi tersebut berikut pattern yang saya gunakan di berkas .gitignore spesifik untuk direktori upload misalnya:

Bacaan lebih lanjut mengenai pattern yang bisa diterapkan di .gitignore silahkan berkunjug ke dokumentasinya.

Mau coba mengembangkan aplikasi di Samsung Gear?

Awal bulan ini saya mendapatkan kabar gembira yang mengharuskan saya untuk mempelajari bagaimana mengembangkan aplikasi di Samsung Gear. Kalau kalian berada pada posisi yang sama seperti saya, sejauh yang saya tahu tempat terbaik untuk memulai adalah Samsung Developers: Samsung Gear.

Di situs pengembangnya, saya lihat dokumentasinya jelas. Jelas yang maksud itu meliputi beberapa hal berikut:

  • Pengantar
  • Referensi API
  • Panduan pemrograman 
  • Contoh aplikasi
  • Video tutorial

Cara tercepat mengetahui versi generator yang digunakan

Hi, ini catatan singkat cara tercepat untuk mengetahui versi generator-angular-fullstack yang digunakan untuk menghasilkan sumber kode aplikasi.

Untuk mengetahui versi generator yang digunakan untuk menghasilkan sumber kodenya, bisa dilakukan dengan mengikuti langkah umum berikut:

  1. Gunakan fitur pencari di editor untuk mencari berkas Gruntfile.js
  2. Lihat baris paling atas, akan terdapat komentar singkat yang menginformasikan kapan berkas tersebut dihasilkan dan versi generator-angular-fullstack yang digunakan
diff: Gruntfile.js antara kode yang lama dan yang baru

diff: Gruntfile.js antara kode yang lama dan yang baru

Cara terbaik untuk memperbarui sumber kode aplikasi yang lama

Semalam saya ragu bagaimana memperbarui sumber kode aplikasi yang lama. Singkat cerita, aplikasi ini adalah aplikasi web yang dihasilkan melalui generator-angular-fullstack. Saya sudah cukup lama menggunakan generator tersebut untuk membangun struktur aplikasi yang berbasis MEAN stack. Semalam merupakan titik dimana saya harus memperbaharui sumber kode aplikasi dengan versi generator yang baru (v2.x). Penyempurnaan yang dilakukan oleh kontributor generator tersebut cukup signifikan, terutama pada struktur aplikasi yang lebih modular. Jadi, alasannya cukup masuk akal, apalagi aplikasi yang sedang saya kerjakan akan memuat beberapa fitur baru.

Untuk memperbaharui ada beberapa cara yang sebelumnya sudah saya pikirkan sekaligus ditanyakan kepada kontributor. Berdasarkan issue (pertanyaan) yang saya buat tadi malam, berikut cara terbaik memperbaharui sumber kode yang dihasilkan melalui generator-angular-fullstack:

  • Jika sumber kode yang dihasilkan melalui generator v1.x, maka proses pembaharuan harus dilakukan secara manual dengan copy paste sebagian kode yang penting ke sumber kode aplikasi baru yang dihasilkan melalui generator v2.x. Konsekuensi penerapan cara ini mengharuskan saya untuk teliti dan menggunakan waktu yang relatif lebih banyak.
  • Jika sumber kode yang dihasilkan melalui generator v2.x, maka proses pembaharuan cukup mengulang proses pembuatan dengan mengeksekusi yo angular-fullstack pada direktori sumber kode aplikasi

Semoga teman-teman yang kebetulan juga menggunakan generator ini mendapatkan manfaat dari catatan saya ini.

Unable to complete previous operation due to low memory

Sore ini saya mendapati mobile web app yang sedang saya gunakan tiba-tiba crashed dan memuat kembali web tersebut  sesaat setelah mengambil gambar melalui camera handphone saya padahal handphone yang saya gunakan saat itu memiliki sisa RAM yang relatif banyak. Sedikit detail tentang bagaimana mobile web app ini mengambil gambar ialah dengan menggunakan HTML Media Capture API. Dengan API tersebut mobile web bisa mengakses camera untuk mengambil gambar.

Screenshot saat warning muncul

Screenshot saat warning muncul

Setelah saya googling lebih lanjut, ketemu isu yang berkaitan dengan apa yang terjadi dan nampaknya masih belum diperbaiki. Sebelumnya saya mengira isu muncul karena sisa RAM yang tidak cukup, ternyata ini berasal dari browser yang digunakan, yaitu Chrome for Android 36.x. Mudah-mudahan isu ini bisa segera diperbaiki oleh tim pengembang Google Chrome.

 

Iseng pagi ini: Mencoba codeschool.com

Dengan cuaca Bandung yang agak mendung pagi ini saya jadi merasa mengantuk dan cukup besar godaannya untuk diam di kasur. Berhubungan di kantor saya sedang tidak ada ruangan yang bisa dijadikan untuk tempat tidur, saya mencoba cara lain untuk menghilangkan rasa kantuk, yaitu mencoba Code School!

Bingung juga ingin mencoba yang mana kalau melihat daftar kursus yang jumlahnya relatif banyak dan meliputi beberapa teknologi spesifik seperti Ruby, JavaScript, HTML/CSS, dan iOS. Jadi, saya coba pilih yang gratisan dulu, Shaping Up with AngularJS.

Level 1 completed!

Level 1 completed!

Jadi, setelah saya lihat ternyata Code School ini menyediakan kursus yang ditambahkan unsur gamifikasi didalamnya. Di kursus Shaping Up with AngularJS yang saya ikuti, ada 5 level yang disediakan, dan saya baru mencoba level 1. Di level 1 saya merasakan bagaimana menyenangkannya menggunakan kursus online dari Code School:

  1. Di saat awal kursus dimulai ada semacam jingle video yang isinya tentang AngularJS
  2. Setelah sesi pengajaran dari instruktur ada tantangan berupa live coding yang disediakan. Jika kita berhasil menyelesaikan tantangan yang diminta akan diberikan score.
  3. Setelah berhasil menyelesaikan level, ternyata diberi badge lho

Selain menyediakan konten yang free, ada beberapa materi kursus lainnya yang menarik, dan pembayarannya bisa dilakukan via PayPal. Jadi, kalau teman-teman ingin belajar online dengan cara yang menyenangkan bisa coba Code School!