Navigasi filesystem dengan autojump

Sebagai pengguna setia command line interface (CLI), saya sering sekali berpindah dari satu direktori ke direktori lainnya. Untuk direktori yang letaknya tidak begitu dalam, mungkin tidak jadi masalah. Bagaimana dengan direktori yang punya kedalaman seperti berikut:

/a/b/c/d/e/f/g/h

Bisa terbayang kan berapa banyak tombol Tab yang harus saya tekan. Di momen seperti ini saya butuh autojump untuk mengurangi jumlah tombol keyboard yang harus ditekan dan mempercepat navigasi. Dengan autojump, saya bisa loncat kesana kemari, dan ternyata sangat berguna. Untuk pindah ke direktori h saya hanya perlu tekan:

j h

Mantap kan? Makanya, kalau teman-teman sekalian adalah pengguna setia CLI, coba pakai autojump. Detail lanjut bagaimana instalasi dan cara pakainya, silahkan kunjungi situs proyeknya di GitHub.

Perintah yang tidak pernah saya lewatkan saat mengakses mongo shell

Setiap kali saya mengakses mongo shell, perintah yang tidak pernah saya lewatkan adalah use <database>. Saat pertama kali mengakses mongo shell, default database yang sudah dipilih adalah test. Jadi, mau tidak mau saya harus melakukan operasi pemilihan database tersebut jika ingin mengakses database yang lain.

use foo-database

use another-database

use whatever-database

Saya tidak tahu apakah behavior ini bisa saya ubah atau tidak, jadi agar setiap kali saya mengakses mongo shell, default database yang sudah dipilih menjadi selain test. Saya rasa ini bakal berguna kalau pada saat tertentu saya lebih sering mengakses database lain sehingga saya bisa mengurangi jumlah tombol keyboard yang harus ditekan.

Sails: Setup geospatial index saat bootstraping

Di minggu ini saya sedang cukup intensif mengerjakan aplikasi yang menyentuh ranah geospatial. Aplikasi dibangun dengan menggunakan Sails yang merupakan salah satu framework yang powerful untuk digunakan membangun Web API. Beberapa hari yang lalu saya sempat cerita kalau untuk melakukan geospatial query saya harus menggunakan .native method.

Issue terakhir yang dihadapi adalah saya tidak bisa setup geospatial index karena adapter yang digunakan tidak mendukung untuk melakukan hal itu. Jadi saya telusuri langsung ke adapter khusus untuk MongoDB apakah ada petunjuk, ternyata ada dan memang geospatial index belum didukung.

Dari kondisi seperti itu saya balik lagi ke dokumentasi Sails untuk mencari petunjuk dan pencarian berakhir di halaman Bootstrap, per ditulisnya cerita ini, berikut kutipan sebagian dokumentasinya:

Bootstrap

This is an asynchronous boostrap function that runs before your Sails app gets lifted (i.e. starts up). This gives you an opportunity to set up your data model, run jobs, or perform some special logic.

http://sailsjs.org/#!documentation/config.bootstrap

Opportunity to set up your data model, itu adalah pernyataan yang cukup jelas mengenai apa yang bisa saya lakukan terhadap model di Sails. Jadi, saya coba untuk setup geospatial index di fungsi bootstrap ini dengan harapan agar saat aplikasi dijalankan, collection yang perlu diberi geospatial index berhasil dilakukan. Bagaimana dengan hasilnya? Ternyata memang aplikasi berjalan dengan baik dan saya tidak perlu lagi menyentuh shell hanya untuk setup geospatial index secara manual. Mau lihat potongan kode yang saya gunakan? Ini contohnya:

Perhatian: Blog post ini ditulis saat saya sedang menggunakan sails v0.9.11 dan sails-mongo v0.9.7

Main Cepat Tepat yuk!

A true false trivia quiz game to fill your day with joy and interesting facts and knowledge. See how far you can go and beat your friend’s best score!

Cepat Tepat will give you interesting facts that will make you want to play more and experience a new way playing trivia quiz game.

http://layanglayangmobile.com/cepat-tepat/

Cepat Tepat screnshot on Google Play store

Cepat Tepat screenshot on Google Play store

Gunakan native method untuk melakukan custom query di sails-mongo

Hari ini saya sempat terdiam karena tidak berhasil menemukan dokumentasi bagaimana seharusnya saya melakukan custom query di sails-mongo. Saya agak bingung juga pakainya karena belum terbiasa dan dokumentasi tentang custom query ini tidak ada. Saya butuh melakukan custom query karena sails-mongo tidak menyediakan interface untuk melakukan geospatial query. Setelah mencari di issue tracker sails-mongo, saya menemukan diskusi yang topiknya memang serupa dengan apa yang saya ingin lakukan. Ternyata kalau di sails-mongo untuk melakukan custom query, kita bisa menggunakan native method. Jadi, kurang lebih potongan kode yang perlu saya tulis seperti ini ketika saya mengakses modelnya di controller:

Jadi kalau ada teman-teman yang memiliki use case yang serupa seperti saya bisa gunakan potongan kode di atas.

Perhatian: Blog post ini ditulis saat saya sedang menggunakan sails-mongo v0.9.7