Penyebab Eclipse Android project no target available pagi ini

Hari ini saya mendapatkan kabar buruk bahwa project build target di Android Developer Tools saya menjadi tidak tersedia. Pada awalnya saya mengira ini adalah hal yang tidak masuk akal, namun setelah saya mengingat kembali kalau tadi malam baru memperbaharui Android SDK ke versi yang terbaru, hal ini menjadi masuk akal.

Project build target is not available

Project build target is not available

Saya coba memeriksa kembali apakah path ke Android SDK sudah benar atau belum. Dan inilah yang saya dapat:

Android SDK requires ADT version 23

Android SDK requires ADT version 23

Semuanya jadi masuk akal kenapa project build target di Android Developer Tools saya menjadi tidak tersedia. Ini kabar tidak gembira, saudara…

Could not find class ‘com.google.android.gms.location.internal.ParcelableGeofence’, referenced from method glt.a

Hari ini menyempatkan untuk memperbaharui Google Play Services SDK dengan versi yang terbaru pada salah satu aplikasi Android yang sedang saya pelihara. Setelah memperbaharui ke versi 4452000 dan mengujinya di device, logcat yang baik hati menampilkan error log berikut:

Wow!

Bahasan serupa di Stackoverflow:

  1. Could not find class ‘com.google.android.gms.location.internal.ParcelableGeofence’, referenced from method glt.a
  2. Error loading classes and failed to load map

Masih hangat issuenya…

Memperbaharui ADT Bundle for Linux secara manual

Hari ini adalah hari yang baik untuk memulai sesuatu yang baru. Hari ini juga adalah hari yang baik untuk memperbaharui ADT Bundle alias Android Development Tools yang saya selalu saya gunakan di setiap aktivitas pengembangan aplikasi Android.

Sayangnya, proses pembaharuan tidak semudah yang dibayangkan dan didiskusikan oleh teman-teman lain yang sudah mencobanya dan workaround yang mereka sarankan nampak tidak berhasil di situasi saya dengan ADT yang terpasang di Linux. Dengan kondisi seperti itu saya mencoba workaround yang belum pernah dicoba sebelumnya oleh saya, yaitu:

  1. Unduh ADT bundle terbaru
  2. Ekstrak file .zip ADT bundle yang sudah diunduh
  3. Hapus direktori eclipse ADT bundle di direktori lama
  4. Copy direktori eclipse yang diperoleh dari hasil ekstrak ADT bundle ke direktori ADT bundle yang lama

Setelah saya melakukan langkah-langkah di atas saya coba jalankan kembali ADT ini dan ternyata workaround tersebut berhasil!

Navigasi filesystem dengan autojump

Sebagai pengguna setia command line interface (CLI), saya sering sekali berpindah dari satu direktori ke direktori lainnya. Untuk direktori yang letaknya tidak begitu dalam, mungkin tidak jadi masalah. Bagaimana dengan direktori yang punya kedalaman seperti berikut:

/a/b/c/d/e/f/g/h

Bisa terbayang kan berapa banyak tombol Tab yang harus saya tekan. Di momen seperti ini saya butuh autojump untuk mengurangi jumlah tombol keyboard yang harus ditekan dan mempercepat navigasi. Dengan autojump, saya bisa loncat kesana kemari, dan ternyata sangat berguna. Untuk pindah ke direktori h saya hanya perlu tekan:

j h

Mantap kan? Makanya, kalau teman-teman sekalian adalah pengguna setia CLI, coba pakai autojump. Detail lanjut bagaimana instalasi dan cara pakainya, silahkan kunjungi situs proyeknya di GitHub.

Perintah yang tidak pernah saya lewatkan saat mengakses mongo shell

Setiap kali saya mengakses mongo shell, perintah yang tidak pernah saya lewatkan adalah use <database>. Saat pertama kali mengakses mongo shell, default database yang sudah dipilih adalah test. Jadi, mau tidak mau saya harus melakukan operasi pemilihan database tersebut jika ingin mengakses database yang lain.

use foo-database

use another-database

use whatever-database

Saya tidak tahu apakah behavior ini bisa saya ubah atau tidak, jadi agar setiap kali saya mengakses mongo shell, default database yang sudah dipilih menjadi selain test. Saya rasa ini bakal berguna kalau pada saat tertentu saya lebih sering mengakses database lain sehingga saya bisa mengurangi jumlah tombol keyboard yang harus ditekan.