Apa itu user stories

Ada banyak cara untuk mendokumentasikan setiap fitur-fitur yang diinginkan oleh customer terhadap perangkat lunak yang akan dibangun. Salah satunya dengan mendokumentasikan setiap fitur-fitur dalam bentuk user stories. Hampir setengah tahun terakhir ini saya mencoba untuk menerapkan salah satu Agile Software Development practice ini dalam beberapa proyek yang sudah dan sedang saya kerjakan. Melalui tulisan ini saya akan berbagi mengenai apa itu user stories.

User stories adalah deskripsi sederhana dan singkat dari fitur yang diceritakan dari prespektif orang yang menginginkan fitur baru, biasanya pengguna atau customer dari perangkat lunak.

User stories dibuat dengan mengikuti template berikut:

As a <type of user>, I want <some goal> so that <some reason>

Contohnya:

  1. As a blog administrator, I can add more contributor so that the blog will have more of interesting articles
  2. Sebagai orang yang sering lupa, saya ingin mencatat daftar task sehingga saya tidak lagi melupakan task yang penting untuk dikerjakan

Setiap user stories dituliskan pada index card atau sticky notes.

User stories written in sticky notes

User stories written in sticky notes

1 - Next Actions Board

Sekarang kalian sudah mengetahui apa itu user stories, di tulisan yang selanjutnya saya akan berbagi mengenai apa saja detail lain yang bisa kita sertakan dalam setiap user stories.

Referensi

  1. Cohn, Mike. http://www.mountaingoatsoftware.com/topics/user-stories. Mountain Goat Software. Web. 17 Agustus 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s