Apa itu Basis Data?

Oleh : M. Ghazali a.k.a ghaNOZ 2480

 

DEFINISI

Basis Data terdiri atas dua kata, yaitu Basis dan Data. Basis kurang lebih dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang/berkumpul. Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia, barang, hewan, angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.

Beberapa definisi dari Basis Data dalam sejumlah sudut pandang:

  • Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisir sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
  • Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersamaan sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundansi) yang tidak perlu, untuk memnuhi berbagai kebutuhan.
  • Kumpulan file/tabel/ yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.

Basis Data memiliki prinsip yang utama yaitu pengaturan data. Sedangkan tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data. Dalam penyimpanannya Basis Data menggunakan media penyimpanan elektronis seperti disk (hardisk). Untuk melakukan pengleolan dilakukan melalui perantaraan alat/mesin pintar elektronis (yang dikenal sebagai komputer).

Data yang disimpan dapat disebut basis data apabila dilakukan pengaturan/pemilahan/pengelompokkan/pengorganisasian terhadap data tersebut sesuai dengan jenis/fungsinya. Pengaturan/pemilahan/pengelompokkan/pengorganisasian ini dapat berbentuk sejumlah file/tabel terpisah dalam bentuk pendefinisian kolom-kolom/field-field data dalam setiap file/tabel.

 

OPERASI DASAR BASIS DATA

Dalam sebuah basis data dapat ditempatkan satu atau lebih file/tabel. Pada tiap file/tabel inilah data disimpan/ditempatkan. Setiap basis data umumnya mewakili sebuah semesta data yang spesifik. Misalnya basis data kepegawaian, basis data akademik, dan sebagainya. Dalam basis data akademik misalnya, kita dapat menempatkan file mahasiswa, file nilai, file kehadiran, file jawdal, file mata_kuliah, file dosen, dan seterusnya.

Operasi-operasi dasar yang dapat dilakukan dalam basis data dapat meliputi:

  • Create Database, pembuatan basis data yang baru.
  • Drop Database, penghapusan basis data.
  • Create Table, pembuatan file/tabel baru ke suatu basis data.
  • Drop Table, penghapusan file/tabel baru ke suatu basis data.
  • Insert, penambahan/pengisian data baru ke sebuah file/tabel di sebuah basis data.
  • Retrieve/search, pengambilan/pencarian dari sebuah file/tabel di sebuah basis data.
  • Update, pengubahan data dari sebuah file/tabel di sebuah basis data.
  • Delete, penghapusan data dari sebuah file/tabel di sebuah basis data.

Operasi-operasi yang berhubungan dengan pembuatan objek (basis data dan tabel) yang hanya dilakukan sekali dan berlaku seterusnya merupakan operasi awal. Sedangkan operasi-operasi yang berkaitan dengan isi tabel (data) yang akan berlangsung berulang-ulang merupakan operasi rutin.

 

OBJEKTIF BASIS DATA

Selain bertujuan untuk memperoleh kembali data (yang dicari) dengan mudah dan cepat, pemanfaatan basis data juga memiliki tujuan-tujuan lain seperti berikut ini:

  • Kecepatan dan kemudahan (Speed)

Memungkinkan kita untuk dapat menyimpan atau menampilkan data tersebut dengan cepat dan mudah.

  • Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)

Efisiensi/optimalisasi dalam penggunaan ruang penyimpanan dapat dilakukan, dengan melakukan penekanan jumlah redundansi data dengan menerapkan sejumlah pengkodean atau membuat relasi-relasi (dalam bentuk file) antar kelompok data yang saling berhubungan.

  • Keakuratan (Accuracy)

Pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, dan sebagainya, yang secara ketat dapat diterapkan dalam sebuah basis data, berguna untuk menekan ketidakakuratan pemasukan/penyimpanan data.

  • Ketersediaan (Availability)

Karena kepentingan sebuah pemakaian data, sebuah basis data dapat memiliki data yang disebar di banyak lokasi geografis. Dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer, data yang berada disuatu lokasi/cabang, dapat juga diakses (menjadi tersedia/available) bagi lokasi/cabang lain.

  • Kelengkapan (Completeness)

Lengkap tidaknya suatu data yang kita kelola dalam sebuah basis data bersifat relatif (baik terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu). Dalam sebuah basis data, disamping data kita juga harus menyimpan struktur (baik yang mendefinisikan objek-objek dalam basis datamaupun definsi detail dari tiap objek, seperti struktur file/tabel atau indeks). Untuk mengakomodasi kebutuhan kelengkapan data yang semakin berkembang, tidak hanya dapat menambahkan record-record data, tetapi juga dapat melakukan perubahan struktur dalam basis data, baik dalam bentuk penambahan objek baru (tabel) atau dengan penambahan field-field pada suatu tabel.

  • Keamanan (Security)

Menentukan siapa-siapa (pemakai) yang boleh menggunakan basis data beserta objek-objek didalamnya dan menentukan jenis-jenis operasi apa saja yang boleh oleh pemakai tersebut..

  • Kebersamaan Pemakai (Sharibility)

Pemakai basis data seringkali tidak terbatas pada satu pemakai saja, atau di satu lokasi saja atau oleh satu sistem/aplikasi saja. Basis data dapa digunakan oleh banyak pemakai, misalnya oleh sejumlah departemen dalam perusahaan atau oleh banyak sistem seperti sistem penggajian, sistem akuntansi, sistem inventori, dan sebagainya).  Untuk memenuhi tujuan harus dikelola oleh sistem (aplikasi) yang mendukung lingkungan multiuser.

 

PENERAPAN BASIS DATA

Perangkat komputer dalam suatu organisasi/perusahaan biasanya digunakan untuk menjalankan fungsi Pengeloalaan Sistem Informasi. Dan basis data merupakan salah satu komponen utama dalam setiap sistem informasi. Tidak ada sistem informasi yang bisa dibuat/dijalankan tanpa adanya basis data.

Berikut adalah bidang-bidang fungsional yang telah umum memanfaatkan basis data:

  • Kepegawaian,
  • Pergudangan,
  • Akuntansi,
  • Reservasi,
  • Layanan Pelanggan,
  • dan lain-lain.

 

Sedangkan bentuk-bentuk organisasi/perusahaan yang memanfaatkan basis data:

  • Perbankan,
  • Asuransi,
  • Rumah Sakit,
  • Produsen Barang,
  • Industri Manufaktur
  • Pendidikan,
  • Telekomunikasi,
  • Dan lain-lain.

 

REFERENSI

1. Fathansyah, ”BASIS DATA”, Penerbit INFORMATIKA, Bandung, 1999

 

Anda dapat men-download tulisan ini (dalam bentuk PDF) melalui link dibawah ini:

http://www.divshare.com/download/3914162-a91

3 thoughts on “Apa itu Basis Data?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s