Proses Kewirausahaan

Faktor-faktor Pemicu Kewirausahaan

David C. McClelland, mengemukakan bahwa kewirausahaan (entrepreneurship) ditentukan oleh:

  • Motif berprestasi (achivement)
  • Optimisme (optimism)
  • Sikap-sikap nilai (value attitudes)
  • Status Kewirausahaan (entrepreneurial status)

Ibnoe Soedjono dan Roopke, menyatakan bahwa proses kewirausahaan atau tindakan kewirausahaan (entrepreneurial action) merupakan fungsi dari:

  • Property Right (PR)
  • Competenc/ability (C)
  • Incentive (I)
  • External Environment (E)

Kemampuan berwirausaha (entrprenuerial) merupakan fungsi dari perilaku kewirausahaan dalam mengkombinasikan kreativitas, inovasi, kerja keras, dan keberanian dalam menghadapi resiko untuk memperoleh peluang.

Model Proses Kewirausahaan

Kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi, didukung oleh kejadian pemicu, di implementasikan, dan akhirnya tumbuh berkembang.

Ciri-ciri Tahap Permulaan dan Pertumbuhan Kewirausahaan

Pada umumnya proses pertumbuhan kewirausahaan pada usaha kecil memiliki tiga ciri penting, yaitu:

  • Tahap imitasi dan duplikasi
  • Tahap duplikasi dan pengembangan
  • Tahap menciptakan sendiri barang dan jasa baru yang berbeda

Dari prosesnya, Zimerer, membagi tahap perkembangan kewirausahaan menjadi dua, yaitu:

  • Tahap awal (perintisan)
  • Tahap pertumbuhan

Tahap Awal (Start-Up)

Tahap Pertumbuhan

A. Tujuan dan Perencanaan

Kesinambungan tujuan dan rencana pokok (menciptakan ide-ide ke pasar).

Tumbuh sederhana, efisiensi, orientasi laba, dan rencana, dan rencana langsung untuk mencapainya.

B. Sifat atau Ciri-ciri Kunci Personal:

Memfokuskan pada masa yang akan datang.

Pengambilan resiko yang moderat dengan tingkat toleransi yang tinggi terhadap perubahan dan kegagalan.

Pengetahuan teknik dan pengalaman inovasi pada bidangnya.

Sama seperti tahap awal.

Kapasitas untuk menempa selama pertumbuhan cepat, kemurnian organisasi dan kemampuan berhitung.

Pengetahuan manajerial dan pengalaman dengan menggunakan orang lain dan sumber daya yang ada.

C. Struktur pola sederhana dan luas dengan jaringan kerja komunikasi yang luas secara horizontal.

Otoritas pengambilan keputusan dimiliki oleh wirausaha.

Informal dan sistem kontrol personal.

Struktur yang fungsional atau vertikal, akan tetapi saluran komunikasi informal sering digunakan.

Mendelegasikan otoritas pengambilan keputusan kepada manajer level kedua

Kuasi formal (yaitu tidak terlalu kompleks atau bekerja sama) dalam beroperasi.

Langkah Menuju Keberhasilan

  • Memiliki ide atau visi bisnis yang jelas
  • Kemauan dan keberanian untuk menghadapi resiko baik waktu maupun uang
  • Membuat perencanaan usah, menorganisasikan, dan menjalankannya
  • Mengembangkan hubungan,, baik dengan mitar usaha maupun dengan semua pihak yang terkait dengan kepentingan perusahaan

Faktor Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan  Wirausaha

Penyebab wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya:

  • Tidak kompeten dalam manajerial
  • Kurang berpengalaman, baik itu kemampuan teknik, memvisualisasikan usaha, mengkoordinasikan, mengelola sumber daya
  • Kurang dapat mengendalikan keuangan
  • Gagal dalam perencanaan
  • Lokasi yang kurang memadai
  • Kurangnya pengawasan peralatan
  • Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha
  • Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan

Potensi yang membuat seseorang mundur dari kewirausahaan:

  • Pendapatan yang tidak menentu
  • Kerugian akibat hilangnya modal investasi
  • Perlu kerja keras dan waktu yang lama
  • Kualitas kehidupan yang tetap rendah meskipun usahanya mantap

Keuntungan dan Kerugian Berwirausaha

Keuntungan berwirausaha:

  • Otonomi
  • Tantangan awal dan perasaan motif berprestasi
  • Kontrol finansial

Kerugian berwirausaha:

  • Pengorbanan personal
  • Beban tanggungjawab
  • Kecilnya margin keuntungan dan kemungkinan gagal

Sumber

Mata Kuliah Kewirausahaan, Teknik Informatika -Universitas Widyatama

Download

Anda dapat mengunduh catatannya pada tautan di bawah ini:

  1. Proses Kewirausahaan (PDF)

Tulisan lain yang berkaitan

About these ads

9 thoughts on “Proses Kewirausahaan

  1. artikelnya sesuai dengan apa yang saya cari coz sedang saya perlukan untuk skripsi. mau tanya, kalau bersedia berbagi, pendapat Mc Clelland tentang faktor2 pemicu kewirausahaan tu dari buku mana? Kalau punya referensi2 lain tentang kewirausahaan, boleh dibagi?

  2. bagus klo bgitu…..
    sukses dengan skripsinya…
    nah klo buku itu saya kurang tahu…..
    saya waktu itu tidak menanyakan ke dosen saya….
    jd saya tidak tahu judul bukunya….begitu…..
    oke..nanti klo saya ada referensi2 tentang kewirausahaan..ntar saya kirim ke email Anda….
    thanx….and GoodLuck

  3. Pingback: Hello world! « januputrabawono’s blogs

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s